by

Signal Buruk Pilkada MBD Mulai Terlihat

Catatan Redaksi OKMIN TV

Nyong Wetang…..oh Nyong Wetang, semua orang menyebutmu akun palsu, namun engkau bagaikan titipan alam yang telah memberi signal yang sangat kuat terhadap munculnya perlawanan politik yang sangat serius di Maluku Barat Daya dalam kontestasi pilkada MBD 2024 ini. Engkau muncul dengan fakta-fakta menarik terkait tangisan dan air mata kehidupan Masyarakat yang selama ini diam dan tersembunyi dibalik tembok kekuasaan.

banner 336x280

Engkau membongkar aib pemerintahan MBD dengan terang-benderang, padahal pemerintah ini memiliki sejumlah instrument yang sebetulnya mampu mendeteksi dimanakah engkau berada. Lagi-lagi engkau berkeliaran di dunia maya tanpa jejak. Hilang dan muncul lagi dengan narasi-narasi yang menantang pemerintahan Maluku Barat Daya. Engkau seperti menampar dengan keras muka Bupati Oyang Noach tanpa ampun sementara aparat penegak hukum sendiri tak mampu menyentuh dirimu. Ini sangat baik untuk menjadi pertimbangan bagi rakyat MBD kali ini, khususnya mencari alternatif kepemimpinan. Banyak opini yang berkembang kalau ini semacam ada duri di dalam daging yang sangat sulit dilepas dari daginggnya, kecuali dilakukan amputasi.

Banyak fakta yang engkau beberkan ke khalayak MBD, seperti Bupati menggunakan tangan kekuasaan untuk mengintimidasi rakyat dalam pemilu, Bupati dibalik krisis bahan bakar minyak, masalah pembangunan Gedung AMGPM oleh adiknya Bupati, cacian dan makian Bupati terhadap bawahan beserta orang tua yang telah tiada juga ikut terbawa, dan masih banyak lagi fakta-fakta yang engkau gubris itu. Namun, barangkali hal ini dapat dipahami sebagai tanda signal yang paling buruk bagi sang penguasa untuk mempertahankan kekuasannya di pilkada nanti. Ini akan menjadi Sejarah paling buruk ketika kekuasaan ini jatuh akibat ulah dari pemimpin yang lahir dari bumi kalwedo daerah yang selama ini dijuluki berbudaya dan beradat/istiadat.

Ulasan dari tim redaksi melihat bertebaran postingan Nyong Wetang terhadap Bupati Oyang Noach ini muncul di berbagai platform sosial media khususnya facebook dan Komunikasi WhatsAp di berbagai grop yang tak terkendalikan. Beragam tanggapan muncul namun sedikit saja yang mencoba menetralisir itu, namun mereka sulit membela sang Bupati karena rakyat MBD pada umumnya termasuk ASN kenal karakter dan sikap Bupati MBD ini. Dibilang mabok-mabok, benar, dibilang ancam-mengancam benar, dibilang tidak memiliki moral benar, karena “mulut dan tangannya dibilang oleh salah satu sahabat dekat ”penuh dengan “darah”. Banyak kalangan kemudian menaruh apatis terhadap kepemimpinan ini, kecuali menggantinya dengan pemimpin yang lebih baik.

Lagi-lagi ketika masalah Oni Yolyuwu yang di maki-maki dan Jefri Makuku yang disebut-sebut dalam postingan Nyong Wetang ini, kemudian saat ini telah muncul reaksi emosional orang Lemola yang dikabarkan akan “menghukum” bupati baik lewat jalur adat, jalur hukum formal, maupun hukuman politik. Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya.

Namun dengan fakta-fakta ini, rakyat MBD di Jasira tengah tentu tidak diam bahkan dalam politikpun orang nomor satu di MBD pasti muncul dari wilayah Tengah sebagai alternatif perbaikan MBD kedepannya. Fakta-fakta ini menjadi kode alam yang telah murkah melihat tingkah laku anak negeri seperti ini.

Isu terbalik yang dimainkan dari Istana MBD untuk menghilangkan jejak masalah ini salah satunya tentang jasira Tengah telah mendapat jatah ibukota kabupten sehingga wajar jika kepala daerah datangnya dari jasira II dan III. Nah… Pola main dengan isu seperti ini dinilai murahan sekali karena disini bukan soal letak ibukota atau dari mana pemimpin MBD, melainkan MBD itu telah menyatuh dari berbagai perbedaan yang dilingkari budaya kalwedo sehingga siapapun pemimpin tidak menjadi persoalan (bukan jasira I, II dan III red), sejauh dia mampu merawat dan menjaga MBD dalam bingkai orang saudara. Disini letaknya sehingga persepsi politik murahan ini sangat tidak bisa dipahami dalam keadaan rakyat menjerit dan menderita dibawah pemerintahan sekarang.

Lagi-lagi krisis BBM kemarin, pemerintah MBD justru melalui website resminya mengeluarkan berita dengan judul Stok BBM di MBD Aman”. Pemda benar-benar keterlaluan dengan informasi sesat ini. Pemda seperti buta mata dan hati melihat beberapa minggu ini hampir semua orang terpaksa harus berjalan kaki ke sekolah dan kantor karena stok BBM yang tidak ada. Inilah yang dibilang Rocky Gerung adalah Hoax Terbaik itu dari Penguasa. Ya benar sekali karena di MBD adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri.

Perkembangan terakhir, pihak keluarga telah menyampaikan persoalan ini kepada Sekda MBD untuk selanjutnya akan dilakukan proses terkait Postingan Nyong Wetang yang membawa nama Oni Yoltuwu, Jefry Makuku dan keluarga besar Tomra di Pulau Leti.

 

Sekian dan terima kasih….!

Tulisan ini akan lanjut dan mohon berikan kritik dan masukan melalui email okmin070@gmail.com

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *