PAPUA, [OKMINTV.COM] – Anggota MRP Papua Barat Eduard Orocomna mengungkap kelalaian pemerintah yang selama ini tidak memberi perhatian terhadap wilayah 3T. Ia menyebut ada kampung yang sampai 50 tahun tidak mendapat perhatian serius.
“Berdasarkan data terkini tahun 2025-2026, Indonesia masih memiliki ribuan desa di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang belum terjangkau akses internet (blank spot) serta infrastruktur dasar seperti jalan layak dan jembatan. Wilayah yang mengalami keterisolasian tersebut, terutama di pedalaman Papua Barat. Ada kampung yang dilaporkan terisolasi selama 50 tahun tanpa akses jalan yang memadai, jembatan, listrik, maupun jaringan internet”, ungkap Eduard kepada media ini, rabu (11/03).
Ia menyebut misalkan kampung Marombuyi dan Mekiesefeb di Distrik Merdey Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat yang Kondisinya menjadi sorotan banyak orang karena belum memiliki akses jalan dan jembatan yang layak meskipun warga telah menetap sejak 1977.
“Akses lokasinya terisolasi dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki melewati medan terjal.
Dampak Ketiadaan infrastruktur jalan dan jembatan membuat wilayah ini terisolasi dari pembangunan dasar dan akses komunikasi (internet/sinyal). Ini di Papua Barat” jelasnya.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sekitar 2.121 hingga 2.333 desa di Indonesia masih belum terjangkau akses internet sama sekali termasuk wilayah ini.
Dirinya menegaskan, bahwa untuk menjangkau wilayah ini diperlukan perjalanan darat dan jalan kaki berjam-jam melewati hutan, lumpur tebal, dan sungai, Jurang, Tebing, dan dampaknya Warga kesulitan akses pendidikan dan kesehatan, serta tidak bisa menggunakan teknologi informasi. (team)
Terkait berita ini, Nonton Berita TV












