Dorong Kolaborasi Antar Instansi
OKSIBIL, OKMINTV.COM — Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Arnold Nam, S.AP., memberikan bantuan berupa 11 sak semen kepada Jemaat Berkat Batom, Klasis Okhika Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah V Pegunungan Bintang, pada Senin, 17 Maret 2026. Bantuan ini diperuntukkan untuk merenovasi gedung gereja yang sebagian bagian sudah roboh dan membutuhkan penanganan segera.
Kunjungan kerja Wabup Arnold ke lokasi di daerah perbatasan tersebut disambut meriah oleh sejumlah unsur masyarakat, termasuk guru-guru, tenaga kesehatan, anggota TNI-POLRI, dan warga setempat. Beliau tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga secara langsung meninjau kondisi fisik gedung gereja yang saat ini berada dalam keadaan tidak layak digunakan secara optimal.
“Gedung gereja bagian depan sudah ambruk total, temboknya jatuh dan saat ini hanya ditutupi dengan papan sementara untuk melanjutkan kegiatan ibadah. Saya melihat dulu melalui foto, tapi merasa perlu datang langsung untuk melihat kondisi secara langsung agar kita bisa bersama-sama merencanakan langkah selanjutnya,” ujar Wabup Arnold dalam sambutannya.
Menurutnya, tindakan memberikan bantuan kepada jemaat bukan hal baru baginya. Sebagai kader Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Arnold Nam telah berkali-kali memberikan dukungan kepada berbagai jemaat di wilayah Pegunungan Bintang, baik dalam bentuk material maupun dukungan teknis.
“Saya telah memberikan bantuan di beberapa jemaat sebelumnya. Ini bukan hanya sebagai wujud kepedulian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritual yang menjadi pondasi kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.
Selain membahas tentang renovasi gereja, Wabup Arnold juga mengangkat pentingnya kedisiplinan dan kehadiran aparatur di tempat tugasnya. Ia menyampaikan bahwa selama ini masih ditemukan kasus aparatur yang tidak berada di lokasi tugasnya, bahkan hingga berbulan-bulan lamanya.
“Kita punya contoh aparatur yang tidak aktif berkantor, atau daerah lain hingga berbulan-bulan dan tidak kembali ke tempat tugas. Padahal Bupati sudah mengeluarkan arahan bahwa setiap aparatur harus berada di tempat tugasnya agar bisa menjalankan tugas dan menerima hak yang seharusnya,” tegasnya.
Wabup juga menyampaikan bahwa berbagai kebijakan yang diterapkan saat ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Ia mengajak seluruh unsur masyarakat mulai dari tingkat kampung, distrik, hingga pemerintah kabupaten untuk bekerja sama dalam menjalankan kebijakan tersebut.
“Hal-hal yang kita lakukan ini bukan kebijakan sembarangan dari daerah, tetapi berdasarkan arahan dari pusat yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat kita. Saya mengingatkan agar semua pihak bisa menerima dan menjalankannya dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyentil masalah anggaran yang saat ini tengah dikurangi, namun menegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya yang ada untuk mendukung pembangunan, termasuk di bidang pendidikan.
“Kita harus memastikan bahwa setiap sekolah di distrik bisa berjalan dengan baik. Petugas yang ada harus aktif memantau proses belajar mengajar, sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan pelajaran yang berkualitas – mulai dari pelajaran akademik hingga keterampilan seperti fisika dan teknik,” jelasnya.
Wabup Arnold juga menyampaikan apresiasi kepada pemuda yang aktif dalam kegiatan olahraga, khususnya sepak bola. Ia berharap dengan adanya fasilitas dan dukungan yang memadai, generasi muda di Pegunungan Bintang bisa mengembangkan bakat mereka dan membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kita punya banyak anak muda berbakat di bidang olahraga, terutama sepak bola. Mereka sudah menunjukkan komitmen yang tinggi dengan terus berlatih meskipun fasilitas belum maksimal. Ini adalah modal besar untuk kemajuan daerah kita ke depannya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Jemaat Berkat Batom mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap dengan adanya bantuan ini, renovasi gedung gereja bisa segera dimulai dan kembali menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi seluruh jemaat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kehidupan beragama dan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang.*(Aquino Ningdana)












