PAPUA, [OKMINTV.com] – Wacana adanya liga khusus Papua untuk sepak bola atau olahraga lain yang digaungkan Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana dan Bupati Jajawijaya, Atenius Murip mendapat dukungan dari berbagai elemen Masyarakat, salah satunya Analisis Papua Strategis (APS).
Menurut Ketua APS, Sonni Lokobal ide seperti ini perlu mendapat dukungan dari semua rakyat Papua lebih khusus para pemimpin karena menjadi salah satu agenda besar yang dapat merubah wajah Papua dimata daerah lain di luar Papua.
“Saya kagum beliau punya terobosan beda dengan Bupati 7 kabupaten lain, ini perlu didukung. Saya mengapresiasi langkah Bupati Jayawijaya yang juga ketua PSSI Papua Pegunungan Bersama Bupati Pegunungan Bintang”, ungkap Sonni kepada redaksi okmintv.com pada selasa (24/03/26).

Dia menjelaskan, dalam mendorong pembentukan liga khusus daerah ini merupakan langkah visioner yang perlu dijadikan branding utama pembangunan olahraga Papua Pegunungan.
“Sebagai daerah otonomi baru, kita harus berani melompat maju tidak pasif, dalam menyiapkan SDM olahraga. Sepak bola bukan sekadar permainan, tetapi ruang membentuk karakter, identitas, dan membuka jalan menuju panggung nasional hingga internasional. Kalau kita ingin dilihat, kita harus tampil berbeda dan berani membangun dari sekarang. Semoga Liga Khsus bisa menjadi jembatan sumber daya manusia kita dalam Membuka, kesempatan dalam olahraga yang lain juga”, ia menguraikan seperti itu.
Sebagai Ketua APS Papua Pegunungan, dirinya menilai dua sosok kepala daerah Pegunungan Bintang dan Jayawijaya ini merupakan pemimpin yang berani melakukan terobosan dan invovasi bagi rakyat. Hal itu dia menilai ketia Spei Yan Bidana selaku Ketua Okmin United berhasil membangun Image Orang Papua dengan adanya Okmin Cup 1 baru-baru itu.
Sementara contoh yang baik dilakukan Bupati Jayawijaya yang juga selaku ketua PSSI mendorong Pembangunan sepak bola dengan mempercepat pembentukan PSSI di Kabupaten Kota.
“Ini contoh yang nyata dimata kita, mereka bicara tetapi langsung mereka lakukan. Sehingga menurut saya pikiran soal Liga Papua itu harus di dukung kepala daerah lain”. (team)












