by

Saya Bersyukur Karena Sekarang Anak-Anak Papua Mulai Memimpin Daerahnya

JAKARTA, OKMINTV.COM – Sosok Komarudin Watubun, salah satu politisi senior PDIP yang saat ini masih duduk di kursi Parlemen RI mengapresiasi kehadiran seluruh penjabat Gubernur provinsi se tanah Papua yang hadir dalam rapat dengar pendapat Bersama Komisi II pada senin (20/03/2023). Dirinya menyampaikan rasa syukurnya karena saat ini Papua sudah dipimpin oleh anak-anak asli daerahnya.

“Saya sangat bangga dan terharu ketika melihat di depan komisi II semua anak-anak Papua yang hebat-hebat itu duduk dan menyampaikan apa yang rakyat alami di daerahnya. Ini benar-benar sangat-sangat luar biasa. Saya terharu, dan bangga sekali”, ungkap Komarudin Watubun usai RDP saat itu.

banner 336x280

Sepintas dalam rekaman media ini, meski dalam kebanggaan itu, Komarudin dalam sidang RDP itu, ia belum puas jika apa yang pemerintah pusat lakukan dengan memberi daerah otonom baru tidak di support total dengan anggaran APBN yang cukup sehingga berakibat ke rakyat dengan beban anggaran itu diberatkan kepada ABPD daerah.

“Hari ini saya sangat bangga ketika melihat sekarang Papua mulai di pimpin oleh anak-anak Papua itu sendiri. Hanya saja, saya tegaskan kepada Mendagri dan Pemerintah Pusat bahwa mereka jangan diberi chek kosong untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai kepala daerah. Ini akan berdampak buruk kedepannya”, ungkap Komarudin.

Ia menegaskan dalam RDP itu, bahwa fakta hari ini, DOB yang dibuat pemerintah pusat masih meninggalkan banyak masalah mulai dari grand design pembangunan, SDM ASN, Infrastruktur dan macam-macam masalah lain yang menjadi ikutan dalam pelaksanaan pemerintahan. Karena itu, dirinya meminta pemerintah pusat untuk setidaknya beban anggaran terkait dengan DOB baru di Papua lebih ditekankan pada APBN karena rakyat Papua hari ini membutuhkan sentuhan pembangunan dan itu tidak harus dibebankan kepada daerah masing-masing.

Pada konteks itu, Komarudin juga menyindir soal data mahasiswa Papua yang tidak beres, alias tidak jelas pendataan anak-anak Papua yang harusnya mendapat perhatian penuh soal Pendidikan. Komarudin menyindir hal itu langsung di depan Kemendagri sebab pembicaraan tentang hal itu sudah berulang-ulang.

“Sekali lagi, saya minta data pelajar kita di Papua itu harus jelas, mohon untuk ini diperhatikan baik. Jangan sampai data di daerah itu beda-beda dan akibatnya kita nanti tinggalkan masalah besar untuk generasi kedepannya”, tegas Komarudin.

Selain data mahasiswa penerima beasiswa, ia juga menyoroti masa kerja MRP yang waktunya sering berubah. Hal itu menurutnya jangan sampai KPK melirik itu jadi sebuah persoalan baru yang harus dipertanggungjawabkan. Selain itu, anggota MRP harus bebas dari keanggotaan Partai politik sehingga aspirasi rakyat Papua itu benar-benar berjalan sesuai deangan keinginan orang asli Papua. (*)

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *