Serahkan Dana Desa, Bupati Spei Bidana: “Manfaatkan Untuk Bangun Sarana Air Bersih dan Listrik

BUDAYA, DAERAH17 Views

OKBIBAB —Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana, ST,M.Si secara resmi menyerahkan dana desa secara simbolis kepada dua distrik yaitu Okbibab dan Okbab di Kota Abmisibil pada Jumat, 5 Juni 2026.

Ratusan warga Okbibab yang berbaris di bawah pancaran sinar matahari pagi nan cerah, tampak gembira menyambut Bupati Spei dan rombongan dengan tarian adat serta hiasan budaya khas suku Ngalum, saat tiba di Bandara Abmisibil dengan pesawat perintis milik PT Associated Mission Aviation (AMA).

Di momen itu, Bupati Spei meminta seluruh kepala kampung dan aparatur kampung harus tetap sasaran dalam memanfaatkan dana desa sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terutama, untuk membangun fasilitas umum bagi kesejahteraan masyarakat di setiap kampung.

“Kita di Papua, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, belum banyak menghasilkan produk unggulan yang dapat menjadi andalan. Harusnya bisa. Sebab Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang mengalokasikan dana langsung sampai ke tingkat kampung. Jadi ini harus dimanfaatkan dengan baik,” kata Bupati Spei.

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, selama ini masih ada kesalahpahaman dari pihak pendamping desa terkait penggunaan Dana Desa yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Mulai sekarang, dana ini harus digunakan untuk kebutuhan esensial kampung seperti penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur yang mendukung kelistrikan dengan teknologi surya yang kini sudah semakin efisien dan terjangkau,” tegasnya.

Hidupkan Kopi dan Pendidikan
Selain itu, mantan Kepala Bappeda Pegubin ini juga meminta kepada para kepala kampung untuk mengembangkan usaha produktif seperti pertanian kopi. Sebab Pegubin sejak dulu dikenal sebagai salah sentra kopi dengan permintaan tinggi dengan harga yang menguntungkan.

“Tidak perlu membangun kebun yang terlalu luas, cukup dengan skala kecil namun produktif. Satu keluarga bisa menanam 10 hingga 20 pohon kopi saja, yang bisa menghasilkan sekitar satu kilo per bulan. Jika dikelola dengan baik, produk ini bisa masuk pasar nasional bahkan internasional,” katanya.

Bupati Spei mengajak agar dana desa digunakan untuk mendukung pendidikan anak-anak. Ia mencontohkan, salah satu kabupaten di Pulau Jawa, dana desa digunakan untuk program ‘satu sarjana per keluarga’.

“Program seperti ini haru bisa kita tiru dan lakukan hal serupa agar anak-anak kita tidak terjebak pada pendidikan dasar saja,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mulai dari kepala puskesmas, kepala sekolah, hingga tokoh agama dan pemuda bekerja sama untuk memastikan setiap orang yang belum menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA dapat melanjutkan studinya.

“Sistem sekarang harus berubah, kita tidak boleh lagi tinggal diam melihat anak-anak kita tidak mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Penyerahan dana desa ini dihadiri oleh kepala-kepala kampung dari Distrik Okbab dan Okbibab, Sekretaris Dinas DPMPK beserta staf, kepala distrik, dan aparatur keamanan. Kegiatan ini dibuka dan ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Pastor Paroki Abmisibil. (Ino Ningdana/GMR)

Berita terkait

Berita TV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *